Pekan kedelapan Pro Futsal League (PFL) 2025-2026 dijadwalkan berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 28 hingga 29 Maret 2026. Putaran kedua ini menjadi momen krusial bagi 12 klub peserta untuk memperbaiki posisi di klasemen menjelang babak akhir regular series.
Info Pekan 8 PFL 2025-2026
- Tanggal: 28-29 Maret 2026
- Lokasi: Banjarbaru, Kalimantan Selatan
- Fase: Putaran kedua Regular Series
- Penyelenggara: Kompetisi Futsal Indonesia (KFI)
Persaingan Ketat di Papan Atas
Menjelang pekan ke-8, persaingan di papan atas klasemen PFL 2025-2026 semakin memanas. Fafage Banua yang memimpin klasemen dengan 30 poin dari 10 kemenangan dan 1 kekalahan akan bermain di hadapan pendukung sendiri di Kalimantan Selatan. Keuntungan bermain di kandang menjadi modal tambahan bagi Fafage Banua untuk mempertahankan posisi puncak.
Di belakang Fafage Banua, tiga tim mengejar ketat. Bintang Timur Surabaya berada di posisi kedua dengan 27 poin sebagai juara bertahan yang ingin mempertahankan gelar. Pangsuma FC Kalbar dengan 26 poin juga masih berpeluang besar menyalip posisi BTS. Sementara Black Steel Papua di posisi keempat dengan 23 poin harus konsisten meraih kemenangan agar tetap berada di zona Final Four.
Persaingan empat besar ini menjadi sorotan utama di pekan ke-8, terutama jika ada duel langsung antar tim papan atas. Setiap pertandingan di putaran kedua memiliki bobot lebih tinggi karena sisa laga semakin sedikit menuju penutupan regular series pada 24 Mei 2026.
Baca Juga: Pro Futsal League 2026: Jadwal dan Tim Peserta Lengkap
Banjarbaru Jadi Tuan Rumah Putaran Kedua
PFL 2025-2026 mengadopsi format pertandingan terpusat (centralized) di mana setiap pekan digelar di satu kota. Setelah Solo menjadi tuan rumah putaran pertama, Banjarbaru dipilih sebagai venue putaran kedua.
Pemilihan Banjarbaru sebagai tuan rumah memberikan keuntungan bagi Fafage Banua yang berbasis di Kalimantan Selatan. Dukungan penonton lokal diharapkan mampu mendongkrak performa tim di lapangan, sekaligus meningkatkan animo masyarakat Kalimantan terhadap olahraga futsal profesional.
PFL musim 2025-2026 dikelola oleh operator baru, Kompetisi Futsal Indonesia (KFI), dengan MNC Media sebagai pemegang hak siar resmi. Perubahan pengelolaan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan daya tarik kompetisi futsal tertinggi di Indonesia.
Taruhan Besar: Tiket Intercontinental Futsal Cup
Selain gelar juara, musim ini memiliki taruhan tambahan yang belum pernah ada sebelumnya. Juara PFL 2025-2026 akan mewakili Indonesia di Intercontinental Futsal Cup 2026 di Pato Branco, Brasil, pada November 2026. Ini menjadi pertama kalinya klub Indonesia tampil di turnamen futsal klub elit tingkat dunia.
Kompetisi global tersebut akan mempertemukan juara dari berbagai benua, termasuk Palma Futsal dari Spanyol sebagai juara bertahan, Pato Futsal dari Brasil, Alula SC dari Arab Saudi, serta juara Liga Champions UEFA dan Copa Libertadores Futsal. Peluang berkompetisi di panggung internasional ini menjadi motivasi ekstra bagi setiap klub untuk merebut gelar juara PFL.
Dengan format tanpa degradasi di musim ini, setiap klub dapat fokus sepenuhnya pada perburuan gelar juara dan posisi empat besar tanpa kekhawatiran terdegradasi. Kebijakan ini diambil untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas klub-klub peserta PFL.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar